[LOCAL LOGO 1] FUSILKOM: FakUltaS ILmu KOMputer
Universitas Indonesia
[LOCAL LOGO 2]
WHAT's NEW | HOME | vv BOTTOM vv | NEXT>>>

Daftar Abstrak Tugas Akhir/Proyek Mahasiswa S1
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia - Tahun 1994

(http://vlsm.org/fusilkom-ui/)

  1. Andi Priatnakusumah

    Mirakle, Implementasi Algoritme Genetika Pada Sistem Pakar Analisa Keuangan.

    Di dunia keuangan khususnya perbankan, komputer telah dipakai sebagai alat pembantu pembuatan keputusan. Peran sistem pakar, sebagai alat pembantu pembuatan keputusan berbantuan komputer, di bidang keuangan/perbankan menjadi sangat penting. Karena sistem ekonomi/keuangan dapat digolongkan sebagai sistem kompleks, sistem pakar yang dipakai harus mempunyai kemampuan pemecahan masalah yang dapat menangkap semua gejala kekompleksan yang ada pada sistem keuangan itu sendiri. Algoritme genetika, salah satu metode pemecahan masalah atau pencarian solusi yang dapat menangkap gejala kekompleksan pada sistem kompleks, dapat dipakai sebagai metode pemecahan masalah pada sistem pakar di bidang keuangan. Pada proyek tugas akhir ini, algoritme genetika dipakai sebagai metode pemecahan masalah pada analisa kredit. Penerapan algoritme genetika pada sistem pakar analisa kredit melibatkan banyak pertimbangan, baik dari segi analisa keuangan maupun implementasi model evolusi yang termaktub dalam algoritme genetika ini sendiri. Hasil uji coba proyek tugas akhir ini cukup menggambarkan bahwa algoritme genetika dapat dipakai sebagai metode pemecahan masalah berbantuan komputer pada analisa kredit. Proyek tugas akhir yang diberi nama MIRAKLE (iMplementasI algoRitmA genetiKa pada anaLisa kEuangan) ini, dibangun diatas mesin berbasis PC berprosesor Intel-486 atau PENTIUM, bersistem operasi MICROSOFT WINDOWS 3.1., dan bermonitor VGA berkartu grafis TRUE COLOR.

  2. Riri Satria

    Implementasi Metode Perancangan Partisipatif (Participatory Design) untuk Mencari Kata Perintah Berbahasa Indonesia.

    Skripsi ini berisi implementasi metode perancangan partisiparif (participatory design) dalam mencari kata perintah dalam Bahasa Indonesia. Untuk studi ini, kami ambil perangkat lunak pengolah kata (word processor) sebagai contoh kasus. Skripsi ini termasuk dalam rumpun bidang Interaksi Manusia-Komputer (IMK) atau Human Computer Interaction (HCI). Inti dari skripsi ini adalah merancang dan membuat sebuah perangkat lunak sebagai implementasi dari metode perancangan partisipatif dalam mencari nama kata perintah, serta melakukan uji coba (eksperimen). Perancangan perangkat lunak tersebut didahului dengan studi pustaka tentang metode perancangan partisipatif, persoalan penamaan (naming problems), serta topik-topik lain yang mendukung. Perangkat lunak yang kami buat dinamakan Perangkat Lunak Pencarian Nama Menggunakan Perancangan Partisipatif, atau disingkat PERAN-AKTIF. PERAN-AKTIF adalah perangkat lunak prototipe, dikembangkan pada komputer Apple Macintosh dengan menggunakan perangkat lunak HyperCard versi 2.1, Macromind Director versi 3.00, serta Macromind Accelerator. PERAN-AKTIF memiliki dua tahapan kerja, yaitu pembuatan nama (generate names) dan pengevaluasian nama (evaluated names) oleh para r esponden yang dilibatkan. Terakhir PERAN-AKTIF diujicobakan kepada empat kelas responden dengan mengambil penamaan pada perangkat lunak pengolah kata sebagai contoh kasus. Dari Skripsi ini dapat dilihat bahwa persoalan penamaan pada pembuatan perangkat lunak merupakan sebuah persoalan yang kompleks.

  3. D.P. Sibarani Basar

    Pengujian Kecocokan Representasi Icon Pada Perangkat Lunak Komputer Dengan Mental Model Pemakai Indonesia.

    Skripsi ini berisi mengenai pengujian kecocokan representasi icon dalam suatu perangkat lunak komputer, dimana pengujian tersebut dilakukan dengan mental model pemakai Indonesia. Sebagai sampel pengujian diambil icon-icon dari beberapa perangkat lunak yang telah beredar di pasaran Indonesia, dan icon-icon yang diambil merupakan representasi dari operasi-operasi d asar dalam sistem komputer yang berbasis grafis dan menggunakan teknik manipulasi teknik manipulasi langsung. Melalui penelitian ini, akandilihat seberapa jauh icon-icon -yang pada dasarnya masuk dari 'luar Indonesia' - tersebut bisa sesuai dengan mental model pemakai Indonesia, dan bagaiman bentuk-bentuk icon yang disarankan oleh pemakai Indonesia untuk merepresentasikan suatu operasi dasar, serta apakah penggambaran icon dalam 2 dan 3 dimensi mempengaruhi penilaian kesesuaian oleh pemakai. Skripsi ini termasuk dalam rumpun bidang Interaksi Manusia-Komputer (IMP) atau Human-Computer Interaction (HCI). Instrumen pengujian dalam penelitian ini selain dilakukan di atas kertas, juga dengan menggunakan perangkat lunak pengujian yang dinamakan KONAKIN! yang dikembangkan pada PC-386 dengan menggunakan perangkat lunak Authorware Professional version 2.0 for Windows tm KONAKIN! terdiri dari: eksperimen-satu yang akan 'menangkap' mental model yang masih 'murni' dari pemakai terhadap suatu gambar icon dan eksperimen-dua yang akan melihat pilihan dan penilaian pemakai terhadap gambar icon untuk suatu operasi dasar setelah pemakai melihat animasi dari operasi tersebut.

  4. Petherson B M Sitorus

    Implementasi algoritme fast fourier transform pada komputer paralel berbasis pertukaran pesan

    Laporan tugas akhir ini membahas tentang implementasi algoritme Fast Fourier Transform (FFT) pada transputer TransPAU. TransPAU adalah sebuah sistem komputer paralel berbasis pertukaran pesan yang ada di Pusat Antar Universitas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Algoritma FFT yang diimplementasikan adalah FFT basis dua Cooley-Tukey dan FFT basis dua Sande-Tukey. Dalam implementasi pada TransPAU, transputer dikonfigurasi membentuk topologi transhypercube untuk memperoleh kinerja terbaik algoritme pada TransPAU. Topologi transhpercube adalah topologi menyerupai topologi hypercube yang dibentuk dengan spesifikasi pada TransPAU. Kedua algoritme dibandingkan kinerja komputasi dan kinerja komunikasinya. Hasil dari penelitian ini antara lain adalah algoritme paralel dari FFT Cooley-Tukey dan FFT Sande-Tukey tidak terurut. Hasil dari evaluasi kinerja algoritme pda TransPAU diperoleh bahwa kinerja algoritme FFT Sande-Tukey paralel secara keseluruhan lebih baik daripada kinerja algoritme FFT Cooley-Tukey paralel.

  5. Agung Kuswanto

    Pengklasifikasi vegetasi hutan hujan tropis secara otomatis

    Algoritma klasifikasi yang banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang saat ini, biasanya membutuhkan perhitungan yang sangat besar. Implikasinya juga membutuhkan komputer yang berkemapuan besar. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dicoba penerapan algoritma klasifikasi baru, yaitu algorittma klasifikasi bertingkat yang memiliki perhitungan sederhana dengan hasil akurasi yang cukup baik. Pengklusteran sebagai upaya dalam mendapatkan batas-batas dalam suatu klasifikasi juga diterapkan dengan menggunakan algorima bertingkat tersebut. Algoritma bertingkat tersebut diterapkan lagi pada algoritma pengklusteran yang biasa yaitu FORGY. Adapun data yang akan diterapkan pada penelitian ini adalah hipotesa sebagai data pengujian awal pengklasifikasi dan data kehutanan negeri Indonesia sebagai data pengujian. Dengan harapan dapat secara otomatis memonitor dari segi kuantitasnya.

  6. Nurdi Darwis

    Studi Eksperimen Klasifikasi Citra SAR Berdasarkan Unit Tekstur dn Statistik Lokal.

    Tugas akhir ini merupakan bagian dari pengembangan perangkat lunak untuk analisis citra radar (Proyek Riset Unggulan Terpadu II). Analisis citra secara umum terdiri dari proses prapengolahan citra, ekstraksi ciri, klasifikasi dan proses pengolahan akhir. Adapun yang penulis teliti adalah unjuk kerja beberapa metode prapengolahan citra dan ciri tekstur terhadap hasil analisis citra. Proses prapengolahan yang diteliti adalah proses filtering, dimana filter yang digunakan adalah filter mean, median. Lee, Gaussian dan filter berdasarkan unit tekstur. Ciri tekstur yang digunakan adalah ciri berdasarkan unit tekstur yaitu spektrum tekstur, simetri hitam putih, simetri geometri dan derajat arah; dan berdasarkan statistik lokal yaitu rata-rata tingkat kehalusan tekstur (coarseness) pada suatu wilayah. Hasil percobaan yang dievaluasi dengan menggunakan wilayah acuan menunjukkan bahwa filter yang terbaik adalah Gaussian diikuti oleh filter Lee, mean, median dan terakhir filter berdasarkan unit tekstur. Sedangkan ciri tekstur berdasarkan tingkat kehalusan tekstur menghasilkan klasifikasi yang lebih baik daripada ciri tekstur yang diturunkan dari unit tekstur. Hasil klasifikasi terbaik adalah dengan tingkat kesalahan klasifikasi 19.9

  7. Muhammad Mastur R.

    Studi Eksperimen Klasifikasi Citra SAR Berdasarkan Matrik Coorurence dan Statistik Lokal

    Mendapatkan hasil klasifikasi dengan tingkat akurasi yang tinggi merupakan tujuan dari pengolahan citra. Adanya gangguan atau derau bintik (speckle) pada citra SAR akan mengurangi akurasi yang dihasilkan. Tugas Akhir ini menguraikan mengenai beberapa metoda peningkatan mutu citra yaitu filtering dan lineament serta metoda penarikan ciri tekstur citra berdasarkan matrik coocurence. Proses prapengolah citra yang berupa filtering dan lineament dimaksudkan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan derau bintik yang ada pada citra. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa filter mean, median dan Lee, menghasilkan tingkat akurasi klasifikasi yang tidak jauh berbeda. Sedangkan lineament menghasilkan akurasi klasifikasi yang paling rendah.

  8. M.B. Esti

    Penyediaan dan penditribusian informasi industri di Indonesia masih menghadapi beberapa kendala yaitu: kondisi wilayah geografis Indonesia yang luas dan terdiri atas pulau-pulau yang tersebar, langkanya saluran telekomunikasi untuk melayani keutuhan pertukaran informasi dan biaya telekomunikasi yang tinggi.

    Sebenarnya, dunia perindustri di Indonesia telah memiliki suatu pusat data dan informasi perindustrian yang dikelola oleh Departemen Perindustrian. Pusat data tersebut dikenal dengan nama PUSDATA (Pusat Pangkalan Data Industri). PUSDATA menyediakan segala data yang berkaitan dengan berbagai industri yang ada di Indonesia bagi pihak-pihak yang membutuhkannya.

    Pelayanan PUSDATA dapat diperkaya dengan menyediakan suatu sistem penyaji informasi yang dapat mengatasi beberapa kendala yang telah disebutkan di atas. Sistem informasi Industri Mikroelektronika atau SIIM adalah prototipe sistem penyaji informasi (information retrieval system) industri berbasis jaringan komputer. Sistem tersebut merupakan suatu sistem basis data yang berinteraksi secara client server melalui media komunikasi surat elektronis. Fokus perhatian dari penelitian ini adalah menghemat biaya komunikasi dengan menerapkan "cache" informasi dan meminimal waktu interaksi antara pusat data dengan pemakai melalui pelayanan query secara batch dengan surat elektronis. SIIM diharapkan dapat mennjadi suatu alternatif penyedia informasi yang cukup handal dan relatif murah untuk melayani tempat-tempat tersebar.

    Pustaka

    [AND91]		Anderson, B., et all. UNIX Communications 2nd ed. Carmel:SAMS
    		Publishing, 1991.
    
    [BEL92]		Bell, D. and Jane Grimson. Distributed Database System
    		Workingham: Addison Wesley Publishing Co., 1990.
    
    [CER84]		Ceri, S. and Giuseppe Pelagatti. Distributed Database 
    		Principles & Systems New York:McGraw Hill, 1984.
    
    [COR91]		Cormen, H.T. et all. Introduction to Algorithms Cambridge:
    		The MIT Press, 1990.
    
    [CRO82]		Crocker, D.H., Standard for the Format of ARPA Internet Text
    		Messages, Request for Comment (RFC) 822, 1982.
    
    [MCG92]		McGoveran, D. and C.J. Date. A Guide to Sybase and SQL Server
    		Reading Massachusetts: Addison Wesley Publishing Co., 1992.
    
    [OSZ91]		Oszu, M.T. and Patrick Valduriez. Principles of Distributed
    		Database Design. Englewood Cliffs: Prentice Hall, 1991.
    
    [PUS92]		PUSDATA. Pusat Pangkalan Data Industri Jakarta: Departemen
    		Perindustrian Republik Indonesia, 1992.
    
    [ROD90]		Rodgers, U. UNIX Database Management System Englewood Cliffs:
    		Yourdon Press, 1990.
    
    [SLO87]		Sloman, M. and Jeff Kramer. Distributed Systems and Computer
    		Networks, Hemmel Hempstead: Prentice Hall International, 1987.
    
    [SYB91]		Sybase. Fastrack to Sybase Sybase Inc., 1991.
    
    [SYB89]		Sybase. Sybase System Administration Sybase Inc., 1989.
    
    [TAN89]		Tanenbaum, A.S. Computer Network 2nd ed. Englewood Cliffs:
    		Prentice Hall International, 1989.
    
    [ELM89]		Elmasri, R. and Shamkant Navathe. Fundamentals of Databse
    		Systems Redwood City: Benjamin/Cummings Publishing Co., 1989.
    
    [WAL90]		Wall, L. and Randal Schwartz. Programming Perl Sebastopol:
    		O'Reilly & Associates Inc., 1990.
    
    [WHI89]		Whitten, J.L., et all. System Analysis and Design Method
    		2nd ed. Homewood: Irwin, 1989.
    

  9. Ivan Sorano Chandra

    Electronic Data Interchange (EDI) memberi keunggulan bersaing melalui pertukaran dokumen bisnis secara elektronis. Secara konsep, prinsip kerja EDI sebenarnya sederhana, yaitu mempertukarkan dokumen bisnis dalam bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Dengan menerapkan konsep tersebut, diharapkan pertukaran dokumen bisnis menjadi lebih aman, akurat, ekonomis, dan tepat waktu.

    Inti dari penerapan EDI adalah bakuan dokumen elektronis. Bakuan dokumen berperan dalam menjembatini sistem aplikasi bisnis yang beragam. Salah satu bakuan dokumen elektronis adalah UN/EDIFACT, yang disusun oleh United Nations. Bakuan tersebut telah diakui oleh International Standard Organization sebagai bakuan EDI internasional. UN/EDIFACT dapat digunakan untuk pertukaran dokumen dalam industri sejenis ataupun antar industri. Selain itu UN/EDIFACT mendukung perdagangan berskala internasional.

    Penelitian ini menerapkan konsep EDI dalam sebuah prototipe. Fokus penelitian adalah translator dan interpreter dokumen EDI serta metode komunikasi data yang digunakan. Translator dan interpreter berdasarkan pada bakuan UN/EDIFACT. Metode komunikasi yang diterapkan adalah keterhubungan melalui pihak ketiga atau EDI mailbox.

    Pustaka

    [AND91]		Anderson, B., et all. UNIX Communication 2nd ed. Carmel:SAMS
    		Publishing, 1991.
    
    [KIM91]		Kimberley, P. Electronic Data Interchange New York:McGraw Hill,
    		1991.
    
    [LON93]		Long, J. FoxPro 2.5 for DOS Developers Guide Carmel:SAMS 
    		Publishing, 1993.
    
    [ORE90]		O'Reilly, T. and Grace Todino. Managing UUCP and Usenet 
    		Sebastopol: O'Reilly & Associates Inc., 1990.
    
    [PAG87]		Page, J. and Paul Hooper., Accounting and Information Systems
    		Englewood Cliffs: Prentice Hall., 1997.
    
    [SCH85]		Schreiner, A.T., and H. George Friedman, Jr. Introduction
    		to Compiler Construction with UNIX Englewood Cliffs:
    		Prentice Hall, 1985.
    
    [SOK89]		Sokol, P.K. EDI: The Competitive Edge New York: McGraw Hill,
    		1991.
    
    [UNO91]		United Nations Organizations. UN/EDIFACT Syntax Rules (ISO
    		9735-1990), 1991.
    
    [UNO93a]	United Nations Organizations. UN/EDIFACT Syntax Implementation
    		Guidelines, 1993.
    
    [UNO93b]	United Nations Organizations. UN/EDIFACT Message Design
    		Guidelines, 1993.
    
    [UNO93c]	United Nations Organizations. UN/EDIFACT United Nations Standard
    		Message: Purchase Order Message, 1993.
    
    [UNO93d]	United Nations Organizations. UN/EDIFACT United Nations 
    		Standard Message: Invoice Message, 1993.
    
    [UNO93e]	United Nations Organizations. UN/EDIFACT United Nations
    		Standard Message: Payment Order Message, 1993.
    
    [WAL90]		Wall, L. and Randal Schwartz. Programming Perl Sebastopol:
    		O'Reilly & Associates Inc., 1990.
    
    [WIL91]		Wilkinson, J.W., Accounting and Information Systems 3rd ed.
    		New York: John Willey and Sons, 1991.
    

<<<PREV | ^^TOP^^
[LOCAL LOGO 1] Copyright © 1997-2004 vLSM.org . Provided AS-IS with no LIABILITY. Permission is granted to copy, distribute, and/or modify this webpage provided this notice is preserved. MIRRORS of this site: PadiNET - Fusilkom-UI. File revision: 9.1 2003/03/28 -- E-CONTACT. Special thanks for this webspace provider. [LOCAL LOGO 2]